Erupsi Gunung Semeru: Semua pendaki selamat, evakuasi terus berlanjut

semeru

Para pendaki yang terjebak di jalur pendakian Gunung Semeru saat erupsi di Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu, dinyatakan selamat dan sedang dievakuasi, demikian konfirmasi Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas).

Hari ini, 178 pendaki akan turun ke Pos Pendakian Semeru di Ranu Pani,” ujar Komandan Tim Rescue Basarnas Surabaya, Novix Heryadi, Kamis.

Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso, sebelumnya mengatakan tim lapangan melaporkan para pendaki berkemah di area Ranu Kumbolo, Gunung Semeru.

“Situasi di Ranu Kumbolo aman, tetapi sudah ada imbauan untuk turun,” ujarnya, Rabu malam.

Ranu Kumbolo adalah danau kawah di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut, sekitar enam jam dari puncak melalui jalur Kalimati, jalur yang biasa dilalui pendaki.

Prakoso mengatakan personel Basarnas bersiaga dan berkomunikasi dengan relawan, pemandu, dan petugas TNBTS untuk membantu mengevakuasi para pendaki.

Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang dikerahkan tak lama setelah Gunung Semeru meletus pada Rabu sore.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan letusan terjadi pukul 16.00 waktu setempat dengan tinggi kolom letusan sekitar 2.000 meter di atas puncak.

Saat letusan, Gunung Semeru mengeluarkan awan panas yang menempuh jarak hingga tujuh kilometer dari puncak, dengan kolom abu tebal berwarna abu-abu yang bergerak ke arah utara dan barat laut.

Erupsi yang terekam di seismogram pos pemantauan gunung api Lumajang ini memiliki amplitudo maksimum 40 mm dan berlangsung sekitar 16 menit 40 detik.

Aktivitas erupsi Gunung Semeru berakhir pada pukul 18.11 waktu setempat, Rabu.

Pemerintah dan Badan Geologi mempertahankan status Level IV (Siaga) untuk mengantisipasi aktivitas lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *