Pemerintah Siap Tambah Dana BNPB Pasca Banjir Besar di Sumatera

bnpb

Pemerintah mengonfirmasi memiliki dana yang cukup untuk mendukung upaya tanggap darurat pascabanjir dan tanah longsor mematikan yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dan siap menambah alokasi untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jika kondisi memburuk.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan BNPB masih menyimpan dana siap pakai dalam jumlah cukup untuk operasi darurat yang sedang berlangsung.

“BNPB masih memiliki lebih dari Rp500 miliar ($30,07 juta) yang tersedia dan siap digunakan,” ujar Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin malam. Namun, ia mengakui bahwa dana tambahan mungkin diperlukan mengingat skala kerusakan yang mencakup tiga provinsi. Mekanisme Alokasi Anggaran Tambahan (ABT) siap diaktifkan kapan saja berdasarkan penilaian BNPB.

Purbaya mendesak BNPB untuk tidak ragu meminta tambahan dana ketika alokasi yang ada mulai menipis, dan memastikan Kementerian Keuangan akan segera memproses pencairan ABT jika diminta. Ia menambahkan bahwa penambahan dana akan bersumber dari dana cadangan darurat bencana APBN.

“Jika dibutuhkan dana lebih, kami siap menambahnya. Alokasinya sudah ada,” kata menteri tersebut.

Meski Purbaya tidak merinci berapa banyak dana tambahan yang dapat diberikan, ia menekankan bahwa ruang fiskal Indonesia cukup kuat untuk mendukung tanggap darurat dan rehabilitasi di masa mendatang atau langkah-langkah perlindungan sosial bagi masyarakat yang terkena dampak.

“Tergantung permintaan BNPB, tapi dananya mencukupi,” ujarnya.

BNPB melaporkan bahwa banjir dan tanah longsor baru-baru ini, yang dipicu oleh Siklon Senyar antara 19 dan 28 November, telah menewaskan sedikitnya 604 orang, menyebabkan 464 orang hilang, dan menyebabkan lebih dari 570.000 penduduk mengungsi. Bencana tersebut melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, menghancurkan rumah, infrastruktur, dan lahan pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *